Skip to content

05. Manajemen Tribologi Pelumasan & Jadwal Pemeliharaan Preventif

Dokumentasi komprehensif tata kelola pelumasan industri (tribology & lubrication management), matriks kesetaraan pelumas lintas manufaktur, prosedur kontrol degradasi fluida, serta katalog induk suku cadang (master spare parts index) untuk mesin penggerus rol bertekanan tinggi POLYCOM 93 dan seluruh sistem pendukungnya.

Pelumas Reducer
CLP 460
ISO VG 460 • 414,0–506,0 mm²/s (40°C)
Kapasitas & Suhu
550 L • 90°C
Kapasitas isi karter • Batas suhu kerja maksimum
Kebersihan Hidrolik
NAS 1638 Kl. 9
Filtrasi nominal efisiensi partikel β10 ≥ 75
Ganti Oli Pertama
250 Jam
Kuras total masa *break-in* • Berkala: 2.000 Jam / 12 Bln

Quick Parameter Badges

Standar: DIN 51517 T.3Norma Pabrikan: LSN 935 1400Uji Aus FZG: Tahap 12Batas Kritis Viskositas: ±10%Batas Air: >1.000 ppmPelumas Rotary: Chevron Medium

1. Standar & Spesifikasi Oli Teruji (ISO VG 460 / CLP 460 & HD SAE)

DIGITAL TWIN: TRIBOLOGI & LAPISAN FILM OLI

Simulasi 3D hidrodinamika memperlihatkan pembentukan baji oli (oil wedge), kurva distribusi tekanan puncak (pmaxp_{\max}), dan pengaruh temperatur karter terhadap ketebalan lapisan film minimum (hminh_{\min}) berdasarkan persamaan Walther-ASTM.

Pemilihan pelumas untuk mesin industri berbeban kontak berat (high-pressure contact) tidak hanya mempertimbangkan viskositas nominal, melainkan wajib memenuhi ketahanan lapisan film pelumas terhadap tegangan geser ekstrem (shear stability) dan degradasi termal.

Ketergantungan viskositas kinematik fluida (ν\nu) terhadap temperatur absolut (TT dalam Kelvin) mengikuti persamaan Walther-ASTM:

log10[log10(ν+0,7)]=ABlog10T\log_{10} \left[ \log_{10} (\nu + 0{,}7) \right] = A - B \cdot \log_{10} T

Di mana:

  • ν\nu : Viskositas kinematik oli [mm2/scSt\text{mm}^2/\text{s} \equiv \text{cSt}].
  • TT : Temperatur absolut fluida [Kelvin\text{Kelvin}].
  • A,BA, B : Konstanta karakteristik basis oli mineral / sintetis.

Karakteristik stabilitas viskositas terhadap perubahan temperatur kerja dinyatakan melalui Indeks Viskositas (Viscosity Index / VI):

VI=LULH×100VI = \frac{L - U}{L - H} \times 100

Rasio efisiensi filtrasi partikel kontaminan (Standar ISO 16889 / NAS 1638):

βx=NupstreamNdownstream    β1075    η=(1175)×100%=98,67%\beta_x = \frac{N_{\text{upstream}}}{N_{\text{downstream}}} \implies \beta_{10} \ge 75 \iff \eta = \left(1 - \frac{1}{75}\right) \times 100\% = 98{,}67\%

Di mana UU adalah viskositas kinematik minyak uji pada 40C40^\circ\text{C}, serta LL dan HH adalah nilai viskositas referensi standar ASTM D2270.

1.1 Spesifikasi Pelumas Roda Gigi Industri (CLP 460)

Pelumas transmisi roda gigi reduksi REDULUS CPV 350 wajib menggunakan formulasi oli roda gigi tipe CLP 460 yang memenuhi norma DIN 51517 Bagian 3:

  • Viskositas Kinematik pada 40°C: Berada pada rentang batas minimum 414,0 mm2/s414,0\text{ mm}^2/\text{s} (cSt) hingga batas maksimum 506,0 mm2/s506,0\text{ mm}^2/\text{s} (cSt).
  • Uji Kapasitas Beban Aus (FZG Gear Test Rig): Memenuhi pengujian FZG uji standar A8,3/90 sesuai standar DIN 51354 Bagian 2 dengan tingkat kerusakan beban minimum berada pada Tahap 12 (breakdown-load stage 12 / Schadenskraftstufe 12).
  • Aditif Perlindungan Permukaan: Mengandung senyawa aditif aktif pencegah korosi, penghambat oksidasi dini (ageing resistance), serta aditif pengurang keausan mekanis pada zona gesek campuran (mixed friction area).

1.2 Klasifikasi Khusus Pabrikan Lohmann + Stolterfoht (Norma LSN 935 1400)

Standar internal pabrikan LSN 935 1400 membagi pelumas ke dalam beberapa subkelompok aplikasi khusus:

  • Grup L+S LS1: Pelumas roda gigi industri yang telah lolos uji ketat FZG tahap ekstrem A16,6/90 dan mencapai breakdown-load stage 12.
  • Grup L+S LS2: Pelumas berkemampuan adaptasi gesek khusus untuk unit transmisi dengan kopling plat banyak basah (multiple disk clutches). Nilai koefisien gesek statis (μstat0,12\mu_{\text{stat}} \ge 0,12) dan gesek dinamis (μdyn0,08\mu_{\text{dyn}} \ge 0,08) pada material gesek baja/sinter tidak boleh berkurang di bawah suhu karter 6080C60\text{--}80^\circ\text{C}.
  • Grup L+S LS3: Pelumas berbasis hidrokarbon sintetis polialfaolefin (polyalphaolefin / PAO). Pelumas ini memiliki indeks viskositas sangat tinggi dan titik tuang (pour point) sangat rendah.

NOTE

Acuan Spesifikasi Pabrikan LSN 935 1410 & 1420: Apabila pelumas grup LS3 (sintetis PAO) hendak digunakan, seluruh sisa oli pengawet mineral di dalam karter gearbox harus dibilas tuntas terlebih dahulu menggunakan purging oil atau oli mineral lunak. Campuran sisa cairan pengawet dengan oli sintetis PAO akan memicu pembentukan busa oli (foaming) secara destruktif.

Norma LSN 935 1420 mencakup pelumas motor unigrade HD SAE 20, HD SAE 30, dan HD SAE 40 (sesuai DIN E 51502 klasifikasi HD SA-SF atau HD CA-CD) yang dirancang untuk menjaga koefisien gesek antarlamela kopling pada lonjakan temperatur kontak sesaat hingga 180C180^\circ\text{C}.

1.3 Spesifikasi Fluida Hidrolik Wilhelm Hoven (HL / HLP)

Sirkuit hidrolik penekan Floating Roll bekerja pada kondisi tekanan pulsa kontinu hingga 220–250 bar. Standar fluida kerja yang diwajibkan:

  • Klasifikasi Fluida: Menggunakan oli mineral murni yang diberi perlakuan aditif anti-aus dan anti-busa tipe HL atau HLP sesuai DIN 51524. Untuk instalasi khusus tahan api, fluida ester fosfat sintetis (tipe HFD-R) dapat diaplikasikan.
  • Rentang Viskositas Kerja: Rentang viskositas fluida operasional yang diizinkan adalah 10 hingga 800 mm2/s10\text{ hingga }800\text{ mm}^2/\text{s}.
  • Tingkat Kebersihan Fluida (Cleanliness Level): Kontaminasi maksimum fluida kerja dibatasi pada NAS 1638 Kelas 9. Pihak pabrikan merekomendasikan unit penyaringan dengan efisiensi pemisahan partikel minimal β1075\beta_{10} \ge 75.

2. Matriks Silang Merek Oli yang Disetujui (Lube Oil Cross-Reference Matrix)

DIGITAL TWIN: VISKOMETER KOMPARATIF 3D (CLP 460 vs EP 220 vs HLP 46)

Model simulasi 3D interaktif di bawah ini memvisualisasikan matriks viskositas oli industri ISO VG 460, 220, dan 46 menggunakan tabung viskometer bola jatuh (falling-ball viscometer). Geser slider temperatur untuk melihat pengaruh termal terhadap laju alir kinematik secara dinamis.

Guna mempermudah pengadaan di pabrik semen tanpa melanggar ketentuan garansi pabrikan, tabel silang berikut memuat merek dagang pelumas yang telah diuji dan disetujui resmi oleh Lohmann + Stolterfoht berdasarkan lembar standar LSN 935 1410:

Produsen PelumasNama Produk / Merek DagangBasis FormulaTitik Tuang (Pourpoint)Kategori Persetujuan L+S
AgipBlasia 460Mineral EP14C-14^\circ\text{C}Grup LS1
AralDegol BG 460Mineral EP18C-18^\circ\text{C}Grup LS1
AralDegol TU 460Mineral EP12C-12^\circ\text{C}Standar CLP 460
AVIAAvilub RSX 460Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
BP (British Petroleum)Energol GR-XP 460Mineral EP12C-12^\circ\text{C}Grup LS1
CastrolAlpha SP 460Mineral EP3C-3^\circ\text{C}Grup LS1
CastrolAlpha ZN 460Mineral Bebas Seng9C-9^\circ\text{C}Standar CLP 460
CastrolAlphasyn T 460Sintetis PAO39C-39^\circ\text{C}Grup LS1 & LS3
ChevronNL Gear Compound 460Mineral EP18C-18^\circ\text{C}Grup LS1
DEAFalcon CLP 460Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
ESSOSpartan EP 460Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
ELFReductelf SP 460Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
ELFElf Epona Z 460Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
ELFReductelf Synthese 460Sintetis PAO45C-45^\circ\text{C}Grup LS1 & LS3
FinaGiran L 460Mineral EP18C-18^\circ\text{C}Grup LS1
FuchsRenep Compound 110Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
KlüberLamora 460Mineral Khusus17C-17^\circ\text{C}Standar CLP 460
Kuwait PetroleumQ8 Goya 460Mineral EP15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
Kuwait PetroleumQ8 Schumann 460Sintetis PAO27C-27^\circ\text{C}Grup LS3
MobilMobilgear 634Mineral Berbeban Berat11C-11^\circ\text{C}Standar CLP 460
MobilMobilgear SHC 460Sintetis PAO Ekstrem46C-46^\circ\text{C}Grup LS1 & LS3
OptimolOptigear 460Mineral Beraditif Mikro-aktif12C-12^\circ\text{C}Grup LS1
ShellOmala Öl 460Mineral Ekstrem Presisi15C-15^\circ\text{C}Grup LS1
TotalCarter EP 460Mineral EP18C-18^\circ\text{C}Grup LS1
TribolTribol 1100/460Mineral EP TGS21C-21^\circ\text{C}Grup LS1
TribolTribol 1510/460Sintetis33C-33^\circ\text{C}Grup LS1 & LS3
WintershallErsolan 460Mineral EP9C-9^\circ\text{C}Grup LS1

3. Jadwal Pemeliharaan & Inspeksi Berkala

DIGITAL TWIN: 3D PREVENTIVE MAINTENANCE LIFECYCLE CAROUSEL

Simulasi 3D interaktif siklus pemeliharaan berkala POLYCOM 93 dan REDULUS CPV 350. Klik setiap pilar interval pemeliharaan untuk menginspeksi komponen target, langkah verifikasi teknis, serta kriteria keberterimaan pabrikan.

Strategi keandalan mesin (reliability-centered maintenance) POLYCOM 93 memadukan inspeksi visual harian dengan kalender penggantian fluida berbasis jam operasional mesin.

3.1 Matriks Penjadwalan Servis Preventif

Interval WaktuKomponen SasaranProsedur Pelaksanaan & Metode UjiKriteria Keberterimaan (Acceptance Criteria)
10 Jam Beban PenuhSambungan baut struktural Reducer CPV 350Uji torsi seluruh sekrup pengikat, baut flensa M42, dan sambungan tumpuan torsi saat unit berhenti.Tidak ada baut yang kendur dari nilai torsi nominal pada Gambar 0/3864/5001/2.
Harian (Daily)Reducer, Sirkuit Hidrolik, & Sistem PipaInspeksi visual kebocoran paking, periksa kekedapan sambungan flensa (tightness), dan pantau stabilitas tekanan.Bebas dari tetesan oli (zero leakage); tekanan hisap pompa Hoven normal (0,62 bar0,6\text{--}2\text{ bar}).
Harian (Daily)Unit Reducer & Pompa HidrolikPemeriksaan akustik terhadap anomali suara putaran (unusual running noise) dan getaran bodi.Suara putaran roda gigi dan pompa terdengar seragam, tidak ada ketukan (knocking).
Mingguan (Weekly)Karter Reducer REDULUS CPV 350Pemeriksaan ketinggian pelumas melalui lubang sekrup kontrol (oil level check screw) saat unit mati total.Permukaan cairan oli berada rata dengan batas tepi bawah lubang bor kontrol (lower edge of boring).
250 Jam OperasiKarter Gearbox REDULUS CPV 350Penggantian Oli Pertama (First Break-in Oil Change): Kuras total ±550 Liter\pm 550\text{ Liter} oli awal saat unit masih hangat, bilas endapan partikel, lalu isi oli baru.Gram keausan awal terbuang bersih; oli pengganti baru tipe CLP 460 murni tanpa kontaminan.
Bulanan (Monthly)Sambungan Mekanikal & BOGIFLEXPemeriksaan kekencangan baut penegang cincin susut (shrink disk), pasak baut tumpuan torsi (Pos. 17), dan pelat pengaman (Pos. 19).Celah cincin luar shrink disk sejajar bidang rata (plane-parallel); pasak BOGIFLEX terkunci kokoh.
6 Bulan SekaliMinyak Pelumas Gearbox & Tangki HidrolikPengambilan sampel laboratorium untuk pengujian analisis degradasi fisika-kimia fluida pelumas.Parameter viskositas, bilangan asam (TAN), kadar air, dan partikel logam aus dalam batas aman.
2.000 Jam / 12 BulanReducer REDULUS CPV 350Penggantian Oli Berkala (Periodic Oil Change): Kuras habis oli lama dan isi ulang ±550 Liter\pm 550\text{ Liter} oli baru (mana yang tercapai lebih dulu).Terhindar dari degradasi lumpur oksidasi dan pernis oli (varnish).
2.000 Jam / 12 BulanTangki Daya Hidrolik Wilhelm HovenKuras tangki Pos. 1, bersihkan endapan kotoran dasar tangki, dan ganti elemen saringan tekanan tinggi Pos. 12.Filter baru terpasang (856 0140DO20 BH/HC); tangki bersih bebas lumpur kontaminasi.
Tergantung TemperaturBantalan Sendi Putar (Rotary Union)Injeksi pelumas gemuk industri Chevron medium menggunakan pistol manual:

• T ≤ 38°C (100°F): Setiap 6 bulan sekali.

• 38–93°C (100–200°F): Setiap 1 bulan sekali.

• 93–190°C (200–375°F): 2 kali seminggu.
Diberi tepat 1 hingga 2 semprotan manual (shots); tidak boleh terjadi pelumasan berlebih (no over greasing).

WARNING

Pentingnya Penggantian Oli Pertama 250 Jam: Penggantian oli awal setelah 250 jam operasi pertama pada gearbox REDULUS CPV 350 bersifat wajib (mandatory). Selama masa perataan awal (running-in period), partikel mikro logam hasil kontak antar-profil gigi roda gigi planet terlepas dan melayang di dalam fluida. Kegagalan membuang oli awal ini akan mengubah oli menjadi pasta abrasif yang mengikis bantalan rol dan merusak profil gigi.


4. Prosedur Pengambilan Sampel Oli, Batas Suhu, & Penanganan Kontaminasi

Pemantauan kondisi minyak pelumas (used oil analysis) secara berkala memungkinkan deteksi dini keausan komponen internal sebelum terjadi kegagalan katastropik mekanikal.

4.1 Prosedur Standar Pengambilan Sampel (Sampling SOP)

Guna memperoleh data analisis laboratorium yang akurat dan representatif:

  1. Waktu Pengambilan: Sampel diambil segera setelah unit mesin beroperasi dalam kondisi beban normal (suhu kerja stabil) agar partikel gram dan kontaminan terdistribusi secara homogen.
  2. Titik Pengambilan Sampel: Ambil sampel fluida dari titik tengah kedalaman karter atau melalui keran uji khusus. Dilarang mengambil sampel dari dasar pembuangan paling bawah karter (drain cock) karena area tersebut mengendapkan lumpur statis non-representatif.
  3. Wadah Sampel: Gunakan botol sampel kaca atau polietilena berkekuatan tinggi yang telah disterilkan dan bersertifikasi bersih (ultra-clean sample bottle).
  4. Pembilasan Saluran: Buka saluran uji dan buang sekitar 0,5–1 Liter fluida pertama guna membersihkan kotoran pipa sebelum sampel ditampung ke dalam botol analisis.

4.2 Ambang Batas Kritis Parameter Uji Laboratorium

Keputusan mengenai kelayakan penggunaan kembali pelumas (decision on further use) didasarkan pada parameter uji laboratorium berikut:

Parameter AnalisisMetode Standar UjiBatas Peringatan Awal (Alert)Batas Penggantian Kritis (Action Required)
Viskositas Kinematik (40°C)ASTM D445 / ISO 3104Deviasi ± 5% dari nilai baru (460 cSt)Deviasi melampaui ± 10% (< 414 cSt atau > 506 cSt)
Kandungan Air (Water Content)ASTM D6304 (Karl Fischer)>500 ppm> 500\text{ ppm} (0,05%0,05\%)>1.000 ppm> 1.000\text{ ppm} (0,10%0,10\%) \rightarrow Emulsifikasi parah
Bilangan Asam (Total Acid No.)ASTM D664 / D974Kenaikan +1,0 mg KOH/g+1,0\text{ mg KOH/g} dari oli baruKenaikan +2,0 mg KOH/g+2,0\text{ mg KOH/g} \rightarrow Oksidasi lanjut
Tingkat Kebersihan PartikelISO 4406 / NAS 1638NAS Kelas 8 (ISO 19/16/13)Melebihi NAS 1638 Kelas 9 (ISO 20/17/14)
Kandungan Logam Aus (Fe, Cu)ICP-AES (Spektrometri)Besi (Fe)>100 ppm\text{Besi (Fe)} > 100\text{ ppm}; Tembaga (Cu)>30 ppm\text{Tembaga (Cu)} > 30\text{ ppm}Besi (Fe)>200 ppm\text{Besi (Fe)} > 200\text{ ppm}; Tembaga (Cu)>50 ppm\text{Tembaga (Cu)} > 50\text{ ppm}

DANGER

Bahaya Percampuran Basis Formula & Batas Termal Reducer:

  • LARANGAN PENCAMPURAN BASIS OLI: Dilarang keras mencampurkan oli berbasis mineral dengan oli sintetis polialfaolefin (PAO) atau poliglikol (PAG). Ketidakcocokan kimia aditif akan merusak struktur molekul rantai hidrokarbon, membentuk gel endapan asam pekat, dan memicu kerusakan total pada lapisan bantalan gelinding.
  • BATAS TEMPERATUR 90°C: Temperatur operasi pelumas gearbox dilarang keras melampaui 90C90^\circ\text{C}. Operasi kontinu di atas suhu ini melipatgandakan laju oksidasi fluida setiap kenaikan 10C10^\circ\text{C} (hukum Arrhenius), memusnahkan ketahanan aus film oli, dan memicu kegagalan fatik permukaan gigi (pitting / micro-pitting).

5. Indeks Master Suku Cadang Lintas Modul (Master Spare Parts Cross-Reference Index)

Tabel inventaris induk terpadu yang mengonsolidasikan komponen suku cadang mekanikal, hidrolik, dan instrumen kontrol dari seluruh modul operasional POLYCOM 93:

Sub-Sistem / ModulPos.Sebutan Komponen (Designation)Manufaktur RujukanPart Number / Spesifikasi TeknisKeterangan Teknis Operasional
Unit Reducer CPV 350Gearbox Tiga Tingkat Spur-PlanetaryLohmann + StolterfohtREDULUS CPV 350 - 3331P=850 kWP = 850\text{ kW}, i=105,11i = 105,11, Bobot ±8.200 kg\pm 8.200\text{ kg}.
Unit Reducer CPV 350Baut Flensa Poros ReducerStandar Industri / L+SM42 x 3 x 150 (6kt-Schrauben)Baut kepala segienam berkekuatan tinggi.
Unit Reducer CPV 35011Tuas Torsi BOGIFLEX (Levers)Lohmann + StolterfohtDokumen No. 0/3864/1002/0Sambungan lengan reaksi torsi gearbox.
Unit Reducer CPV 35027Sabuk Penarik Torsi (Pull Straps)Lohmann + StolterfohtDokumen No. 0/3864/1002/0Penghubung beban tarik penahan torsi.
Unit Reducer CPV 35017Pasak Baut Pengikat (Bolts)Lohmann + StolterfohtDokumen No. 0/3864/1002/0Pasak engsel penahan beban reaksi.
Unit Reducer CPV 35019Pelat Pengaman Poros (Axle Guards)Lohmann + StolterfohtDokumen No. 0/3864/1002/0Pengunci posisi aksial pasak BOGIFLEX.
Unit Reducer CPV 350Cincin Susut (Shrink Disk)Lohmann + StolterfohtTipe Schrumpfscheibe Standar L+SPenguncian friksi poros flensa rongga.
Unit Reducer CPV 350Sensor Temperatur TahananLohmann + StolterfohtTermometer Resistansi (Pt100)Pemantau suhu termal karter kontinu.
Hidrolik Daya Hoven1Tangki Oli Hidrolik (Oil Reservoir)Wilhelm Hoven HydraulikM4816-850-2.1Konstruksi baja las pelat dengan baffle.
Hidrolik Daya Hoven2Keran Pembuangan Oli (Drain Cock)Wilhelm Hoven Hydraulik761 KN25.720-1Keran isolasi pengurasan karter.
Hidrolik Daya Hoven3Indikator Ketinggian Oli VisualWilhelm Hoven Hydraulik858/0102Gelas penduga level oli tangki transparan.
Hidrolik Daya Hoven4Filter Udara Pengisian & PernapasanWilhelm Hoven Hydraulik857 ELF5-20-4.0Filter napas tangki ulir sambungan G2.
Hidrolik Daya Hoven5Filter Saluran Balik (Recoil Filter)Wilhelm Hoven Hydraulik857 RFBNHC110G2Elemen pengganti: 857 0110R020BLT.
Hidrolik Daya Hoven6Sakelar Ketinggian Oli (Level Switch)Wilhelm Hoven Hydraulik860 SSM.2A5Kontak alarm LminL_{\min} dan trip shutdown Lmin-minL_{\min\text{-}\min}.
Hidrolik Daya Hoven7Pompa Roda Gigi InternalWilhelm Hoven Hydraulik855 IPC4-25-6Vg=25,4 cm3/revV_g = 25,4\text{ cm}^3/\text{rev}, tekanan kontinu 210 bar.
Hidrolik Daya Hoven8Kopling Fleksibel Pompa (Coupling)Wilhelm Hoven Hydraulik854 B42.25-42x60Penghubung poros motor-pompa elastis.
Hidrolik Daya Hoven9Tumpuan Pompa (Pump Support)Wilhelm Hoven Hydraulik853 R350/188/200Dudukan bell housing motor flensa.
Hidrolik Daya Hoven10Motor Flensa Penggerak ListrikWilhelm Hoven Hydraulik852/0013 S0Motor listrik 3-fasa penggerak pompa.
Hidrolik Daya Hoven11Blok Manifold Katup UtamaWilhelm Hoven HydraulikM4816-750-1.1Manifold sentral distribusi sirkuit L dan R.
Hidrolik Daya Hoven12Filter Tekanan Tinggi Saluran PompaWilhelm Hoven Hydraulik856 DF BH/HC140Elemen mikroglas: 856 0140DO20 BH/HC.
Hidrolik Daya Hoven13Katup Pembatas Tekanan SistemWilhelm Hoven Hydraulik756 ZDB10Tekanan pengaman disetel pada 180 bar.
Hidrolik Daya Hoven14Katup Solenoid Pengarah 4/3-WayWilhelm Hoven Hydraulik755 4WE10PSolenoid ganda Y2/Y3 pengarah aliran rol.
Hidrolik Daya Hoven15Blok Redam Aliran (Throttle Block)Wilhelm Hoven Hydraulik750 6469.07.03Blok pengatur cekik aliran oli manifold.
Hidrolik Daya Hoven16Katup Solenoid Pengarah CabangWilhelm Hoven Hydraulik755 4WE6J W220RSolenoid kontrol Y4/Y5 (L) dan Y6/Y7 (R).
Hidrolik Daya Hoven17Katup Cek Terkontrol (Check Valve)Wilhelm Hoven Hydraulik759 Z2S6Penahan tekanan statis silinder rol.
Hidrolik Daya Hoven18Katup Pengatur Aliran Presisi 2-WayWilhelm Hoven Hydraulik757 2 FRM6 B 7Katup cekik presisi aliran Qmax=10 L/minQ_{\max} = 10\text{ L/min}.
Hidrolik Daya Hoven19Pelat Penyearah Aliran SandwichWilhelm Hoven Hydraulik759 Z4 S6Tekanan buka 0,7 bar, kapasitas 32 L/min32\text{ L/min}.
Hidrolik Daya Hoven20Katup Solenoid Sirkulasi 3/2-WayWilhelm Hoven Hydraulik755 W3-0BSolenoid Y1 untuk bypass pompa ke tangki.
Hidrolik Daya Hoven21Titik Pengujian Tekanan MiniWilhelm Hoven Hydraulik270/0202Nipel uji Minimess pemantauan tekanan cepat.
Hidrolik Daya Hoven30Pemanas Rendam Listrik TangkiWilhelm Hoven Hydraulik859 2030861Immersion heater fluida saat suhu dingin.
Hidrolik Daya Hoven34Tabung Akumulator Piston Gas N2N_2Wilhelm Hoven Hydraulik866 K35-TR (Klem: Typ 9)Pegas hidro-pneumatik Float Roll (2 unit).
Hidrolik Daya Hoven39Katup Pengaman Langsung Sirkuit RolWilhelm Hoven Hydraulik756 DBDS06GTekanan buang disetel pada 220 bar.
Hidrolik Daya Hoven45Silinder Penekan Utama Floating RollWilhelm Hoven HydraulikPLB 500-90 (Desain M3625.3)4 unit silinder torak plunger bertekanan.
Hidrolik Daya Hoven46Silinder Hidrolik Bantu PosisiWilhelm Hoven HydraulikPLB 100-95 (Desain M4437)4 unit silinder penarik mundur (P=130 barP = 130\text{ bar}).
Hidrolik Daya Hoven47Blok Pengaman Akumulator TerpaduWilhelm Hoven HydraulikM4678-750-1.2 (NG63/63 M4678.2)Rumah pengaman langsung leher tabung gas.
Hidrolik Daya Hoven48Kartrid Katup Pembatas TekananWilhelm Hoven Hydraulik756 DBDS 10Kartrid pelepas tekanan lebih akumulator.
Hidrolik Daya Hoven49Katup Cek Hidrolik dengan PilotWilhelm Hoven Hydraulik759 HRP 4VDilengkapi predischarge dan solenoid kontrol.
Hidrolik Daya Hoven50Katup Cek Hidrolik Bebas RintisanWilhelm Hoven Hydraulik759 HRP 4Katup satu arah blok pengaman pipa akumulator.
Hidrolik Daya Hoven51Blok Katup Tercekik / Tanpa HambatanWilhelm Hoven HydraulikNG62/25 M4796.1Drosselblock peredam kejut Floating Roll.
Komponen Drosselblock18Spindel Pengatur Cekik (Spindle)Wilhelm Hoven HydraulikM4796-757-2.1Spindel penyetel laju aliran redaman roll.
Komponen Drosselblock20Mur Pengunci Spindel (Nut)Wilhelm Hoven HydraulikM20x1.5 DIN 439-04Mur pengunci dudukan penyetelan spindel.
Komponen Drosselblock21Cincin Perapat Tembaga BerkekedapanWilhelm Hoven HydraulikUsitring U 42.7/53/3Cincin sekat fluida bertekanan tinggi.
Pfaff-silberblauPoros Elastis Rongga LengkapPfaff-silberblauTipe GZ dengan Centering JointRakitan poros transmisi sinkron karet.
Pfaff-silberblauBaut Berperekat Ulir KhususPfaff-silberblauBaut Khusus Inbus PlusDilapisi mikrokapsul perekat (waktu rekat 4–5 jam).
Pfaff-silberblauKotak Roda Gigi Sudut (Mitre Gear)Pfaff-silberblauSeri K (K 0.5.13 s/d K 60.13)Rasio 1:1, 2:1, 3:1 (pelumas Spartan EP 220).
Pfaff-silberblau13Spindel Ulir Angkat (Lifting Screw)Pfaff-silberblauPart No. 13 (Tipe 1, Ukuran 0,5–100)Spindel transmisi mekanis daya angkat rol.
Pfaff-silberblau23Bantalan Beban Aksial DongkrakPfaff-silberblauPart No. 23 (Tipe 1, Ukuran 0,5–100)Thrust Ball Bearing penyerap beban dorong.
Pfaff-silberblau25Perapat Poros Putar (Shaft Seal)Pfaff-silberblauPart No. 25 (Tipe 1, Ukuran 2–15)Sil perapat bibir radial penahan debu semen.
Sendi Putar FluidaRakitan Sendi Putar Bantalan PeluruRotary Union Corp.Seri Standar & 9.000 Tipe "P" / "S"Penyalur pendingin rol (maksimal 250 PSI).
Sendi Putar FluidaBantalan Peluru Alur DalamRotary Union Corp.105-U s/d 905-U (poros 1/4" s/d 3")Bantalan putar berpelumas gemuk Chevron.
Sendi Putar FluidaRakitan Bellows Elastis KuninganRotary Union Corp.120-U s/d 920-U (poros 1/4" s/d 3")Penjaga kontak muka perapat dinamis.
Sendi Putar FluidaCincin Perapat Muka KarbonRotary Union Corp.108-U s/d 908-U (poros 1/4" s/d 3")Bidang kontak gesek kedap fluida putar.
Penyaring FluidaRumah Filter Kuningan (Dirt Trap)Auxiliary SystemsST-BR-01 Brass HousingRumah kuningan penahan endapan kotoran pipa.
Penyaring FluidaKawat Saring Baja Tahan KaratAuxiliary SystemsStainless Steel Wire Mesh ScreenAnyaman kawat stainless steel lepas-pasang.